Anda Harus Mengajarkan Kiat Sukses Kepada Anak Penyandang Disabilitas

Sukses berarti hal yang berbeda bagi orang yang berbeda, tetapi harapan dan impian Anda untuk anak Anda mungkin melampaui rapor yang baik. Mungkin Anda berharap masa depan anak Anda mencakup pekerjaan yang memuaskan dan hubungan yang memuaskan, misalnya, keluarga yang bahagia dan rasa puas. Intinya adalah bahwa kesuksesan dalam hidup untuk seorang kompasiana bukan hanya keberhasilan sekolah dan bukan hanya pada prestasi akademis, tetapi pada hal-hal seperti rasa sehat pada diri, kemauan untuk meminta dan menerima bantuan, tekad untuk terus berusaha meskipun ada tantangan, kemampuan untuk membentuk hubungan yang sehat dengan orang lain, dan kualitas lain yang tidak mudah dikuantifikasi seperti nilai dan nilai ujian.

Sebuah studi 20 tahun yang diikuti anak-anak dengan ketidakmampuan belajar hingga dewasa mengidentifikasi beberapa atribut “kesuksesan hidup”. Dengan berfokus pada keterampilan yang luas ini, Anda dapat membantu memberi anak Anda langkah besar dalam kehidupan.

Berikut adalah beberapa dari semua langkah tersebut:

Kesadaran diri dan kepercayaan diri

Untuk anak-anak dengan ketidakmampuan belajar, kesadaran diri (pengetahuan tentang kekuatan, kelemahan, dan bakat khusus) dan kepercayaan diri sangat penting. Perjuangan di kelas dapat menyebabkan anak meragukan kemampuan mereka dan mempertanyakan kekuatan mereka.

Minta anak Anda untuk membuat daftar kekuatan dan kelemahan mereka dan bicarakan kekuatan dan kelemahan Anda sendiri dengan anak Anda.
Dorong anak Anda untuk berbicara dengan orang dewasa dengan ketidakmampuan belajar dan untuk bertanya tentang tantangan mereka, serta kemampuan mereka.
Bekerjalah dengan anak Anda pada kegiatan yang sesuai kemampuan mereka.
Bantu anak Anda mengembangkan kekuatan dan hasrat mereka. Merasa bergairah dan terampil dalam satu bidang dapat menginspirasi kerja keras di bidang lain juga.

Menjadi proaktif

Orang yang proaktif dapat membuat keputusan dan mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah atau mencapai tujuan. Untuk orang-orang dengan ketidakmampuan belajar, bersikap proaktif juga melibatkan advokasi diri dan kesediaan untuk mengambil tanggung jawab atas pilihan-pilihan dalam hidup mereka.

Bicarakan dengan anak Anda yang mengalami kesulitan belajar tentang pemecahan masalah dan bagikan cara Anda mendekati masalah dalam hidup Anda.
Tanyakan kepada anak Anda bagaimana mereka mendekati masalah. Bagaimana masalah membuat mereka merasa? Bagaimana mereka memutuskan tindakan apa yang harus diambil?
Jika anak Anda ragu-ragu untuk membuat pilihan dan mengambil tindakan, cobalah untuk memberikan beberapa situasi “aman” untuk percobaan, seperti memilih apa yang akan dibuat untuk makan malam atau memikirkan solusi untuk konflik penjadwalan.
Diskusikan berbagai masalah, kemungkinan keputusan, dan hasil dengan anak Anda.